CDD standar untuk semua akun mewajibkan pemohon untuk menyerahkan bukti identitas (POI) yang masih berlaku dan bukti alamat (POA) yang masih berlaku.
🪪 Bukti Identitas (POI)
Dokumen POI Anda harus memenuhi persyaratan berikut:
Masih berlaku dan diterbitkan dalam 10 tahun terakhir
Harus jelas menunjukkan:
Nomor identitas
Tanggal dan tempat lahir
Kewarganegaraan
Foto yang jelas
🌐 Bukti Alamat (POA)
Dokumen POA Anda harus memenuhi persyaratan berikut:
Diterbitkan dalam 3 bulan terakhir
Dokumen yang diterima meliputi:
Tagihan air, gas, listrik, atau telepon rumah
Rekening koran bank atau kartu kredit
Tagihan biaya bersama (jika jelas mencantumkan nama dan alamat Anda)
❌ Tidak diterima: Tagihan internet, ponsel, atau layanan serupa.
🔍 Dokumen CDD tambahan
Bergantung pada negara domisili, profesi, source of wealth (SOW), source of funds (SOF), dan faktor lainnya, informasi tambahan dan dokumen pendukung mungkin diperlukan.
🛟 Panduan CDD kami dibuat untuk membantu Anda memahami apa saja yang perlu disertakan saat mengajukan pembukaan akun baru. Kami sarankan untuk mempelajarinya dengan seksama agar proses onboarding berjalan lancar.
Perlu diperhatikan bahwa:
Kami berhak menerima, menolak, atau mengklasifikasikan klien sebagai Risiko Tinggi.
Klien yang diklasifikasikan sebagai Risiko Tinggi selalu diwajibkan melampirkan bukti pendukung SOW/SOF.
Panduan ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai pembaruan terbaru dari GFSC Handbook, pedoman internasional, dan arahan baru.
Dengan mengunggah dokumen ke platform kami, advisor wajib mematuhi Panduan Sertifikasi yang Sesuai dan menyetujui Syarat Penggunaan kami.
Badan hukum yang mengajukan pembukaan akun juga harus melengkapi Formulir Self-Certification FATCA & CRS.
Jika Anda memiliki pertanyaan terkait aplikasi atau transaksi tertentu, silakan hubungi tim Kepatuhan atau Layanan Akun kami dan kami akan dengan senang hati membantu Anda.